MAKALAH
ENTREPENEUERSHIP
Makalah ini diajukan untuk memenuhi tugas individu
Mata kuliah : Entrepeneuership
Dosen Pengampu : Bapak
Agus Salim Chamidi
Oleh :
Muhamad Mustolih
Prodi. PAI / II / F
NIM.
15115738
INSTITUT AGAMA ISLAM NAHDLATUL
ULAMA
( IAINU ) KEBUMEN
TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Jalan Tentara Pelajar No.55B
Kebumen 54312
KATA PENGANTAR
Alhamdulilah Puji
syukur kami panjatkan kehadiran Alloh SWT yang telah memberikan rahmat serta
kerunia-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul
“ENTREPENEURSHIP”.
Saya
mengharapkan makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang
perkembangan anak.
Saya
menyadari bahwa makalah ini masih jauh sempurna,oleh karena itu kritik dan
saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi
kesempurnaan makalah ini.
Akhir
kata, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta
dalam penyusunan makalah ini.semoga Alloh SWT senantiasa meridhoi segala usaha
kita.Amin
Kebumen,
…………..2016
Penulis
DAFTAR
ISI
HALAMAN JUDUL............................................................................................ i
KATA PENGANTAR......................................................................................... ii
DAFTAR ISI........................................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang............................................................................................ 1
B. Rumusan Masalah....................................................................................... 1
C. Tujuan Pembuatan Makalah........................................................................ 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Entrepeneurship menurut para ahli............................................ 3
B. Cara menjadi
wirausaha yang baik.............................................................. 5
C. Manfaat
Entrepeneurship bagi pendidik..................................................... 8
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan................................................................................................ 11
B. Saran.......................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Kewirausahaan
(entrepreneurship) adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar,
kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Sesuatu yang baru
dan berbeda adalah nilai tambah barang dan jasa yang menjadi sumber keuanggulan
untuk dijadikan peluang. Jadi, kewirausahaan merupakan suatu kemampuan dalam
menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengelolaan sumber daya dengan
cara-cara baru dan berbeda.
Di Indonesia,
kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan
tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya
krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun
pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi
berkembang.
Orang yang
melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan. Muncul pertanyaan
mengapa seorang wirausahawan (entrepreneur) mempunyai cara berpikir yang
berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka mempunyai motivasi, panggilan jiwa,
persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku
sebagai manusia unggul. Pada makalah ini dijelaskan tentang pengertian,
hakekat, ciri-ciri dan karakteristik dan peran kewirausahaan dalam perekonomian
nasional.
B.
RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan dari latar belakang yang
telah dituliskan, maka kita dapat mengambil beberapa rumusan masalah yang layak
dibahas, yaitu sebagai berikut:
1.
Apa
pengertian Entrepeneurship menurut para ahli ?
2.
Bagaimanakah cara
menjadi wirausaha yang baik ?
3.
Bagaimanakah manfaat
Entrepeneurship bagi pendidik ?
C. TUJUAN
1.
Mengetahui pengertian Entrepeneurship menurut para ahli ?
2.
Mengetahui cara menjadi wirausaha
yang baik ?
3.
Mengetahui manfaat Entrepeneurship
bagi pendidik ?
BAB II
PEMBAHASAN
A.
PENGERTIAN ENTREPENEURSHIP MENURUT PARA AHLI
Ada beberapa ahli yang mendefinisikan wirausaha & kewirausahaan itu
seperti apa, berikut penjelasannya:
- Arif F. Hadipranata, wirausaha merupakan sosok yang mengambil resiko yang dibutuhkan untuk mengelola & mengatur segala urusan serta menerima sejumlah keuntungan financial maupun non financial.
- Thomas W Zimmerer, Kewirausahaan ialah penerapan keinovasian & kreativitas untuk pemecahan masalah & memanfaatkan berbagai peluang yang dihadapi orang lain setiap hari.
- Andrew J Dubrin, Seseorang yang menjalankan dan mendirikan suatu usaha yang inovatif.
- Robbin & Coulter, Kewirausahaan merupakan suatu proses dimana seseorang ataupun suatu kelompok individu menggunakan upaya yang terorganisir & sarana untuk mencari sebuah peluang dan menciptakan suatu nilai yang tumbuh dengan memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui sebuah inovasi & keunikan, tidak mempedulikan apapun sumber daya yang digunakan pada saat ini.
- Jean Baptista Say, Seorang wirausahawan ialah agen yang menggabungkan berbagai alat produksi & menemukan nilai dari yang diproduksinya.
- Penrose, Kegiatan kewirausahaan mencakup berbagai peluang yang teridentifikasi didalam suatu sistem ekonomi. Kemampuan atau kapasitas kewirausahaan berbeda dengan kapasitas manajerial.
- Raymond, Wirausaha ialah seseorang yang inovatif, kreatif dan mampu mewujudkanya kreatifitasnya agar meningkatnya kesejahteraan diri di lingkungan dan masyarakat.
- Kasmir, Wirausaha ialah seorang yang berjiwa pemberani yang berani mengambil resiko untuk membuka sebuah usaha di berbagai kesempatan yang ada.
- Harvey Leibenstein, Kewirausahaan mencakup berbagai kegiatan yang diperlukan untuk melaksanakan & menciptakan perusahaan pada saat dimana pasar belum terbentuk / belum teridentifikasi dengan jelas, atau beberapa komponen fungsi produksinya belum teridentifikasi secara penuh.
- Peter F Drucker, Sebuah kemampuan untuk membuat atau menciptakan sesuatu yang baru & berbeda.
- Kathleen, Menjelaskan bahwa wirausaha ialah seseorang yang menjalankan, mengatur, dan berani mengambil resiko bagi pekerjaan yang dijalankannya dalam dunia usaha.
- Acmad Sanusi, Kewirausahaan merupakan suatu nilai yang diwujudkan didalam perilaku yang menjadi dasar tujuan, kiat, siasat, tenaga penggerak, proses dan hasil bisnis.
- Soeharto Prawiro, Kewirausahaan merupakan suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai sebuah usaha & perkembangan usaha.
- Frank Knight, Seorang wirausahawan mencoba untuk menyikapi & memprediksi perubahan pasar. Penjelasan ini menekankan peranan seorang wirausahawan dalam menghadapi ketidakstabilan pada dinamika pasar. Seorang wirausahawan disyaratkan untuk melakukan semua fungsi manajerial mendasar seperti pengawasan & pengarahan.
- Mas’ud Machfoedz & Mahmud Machfoedz , Wirausaha ialah seorang yang mempunyai inovasi untuk mengubah kesempatan menjadi suatu ide yang bisa di jual, mampu memberikan nilai plus lewat usaya, biaya, waktu dan kecakapan yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.
- Joseph Schumpeter, Wirausaha ialah seseorang yang mendapat peluang & menciptakan suatu organisasi untuk mengejar sebuah peluang tersebut.
- Dan Stein dan Jhon F.Burgess, Wirausaha ialah seseorang yang mengorganisasikan, mengelola dan berani mengambil resiko untuk menciptakan sebuah peluang usaha & usaha baru.
- Menurut J.B Say, Wirausaha ialah pengusaha yang dapat mengelola berbagai sumber daya yang dimiliki secara ekonomis & meningkatkan produktivitas yang rendah menjadi tinggi.
B.
CARA MENJADI WIRAUSAHA YANG BAIK
Menurut Scott Gerber dari situs entrepreneur.com,
ada 10 hal penting yang harus diketahui oleh seorang wirausahawan (entrepreneur)
yang baru memulai usaha. Yaitu :
Fokus
Seringkali seorang
entrepreneur pemula seakan tidak sabar untuk ‘mengambil’ semua peluang bisnis
yang ada. Padahal sebagaimana diketahui, peluang selalu tampil bak serigala
berbulu domba; serba tidak pasti.
Melakukan berbagai
jenis usaha pada saat bersamaan bukan hanya membutuhkan banyak sumber daya,
melainkan juga akan membagi fokus Anda sehingga boleh jadi semua yang sudah
Anda rintis sebelumnya akan berakhir dengan sejumlah kegagalan.
Sebaiknya lakukan
satu hal secara sempurna, daripada membuat 10 hal yang tidak berhasil sempurna.
Jika Anda merasa perlu untuk meloncat ke proyek lain, sebaiknya itu merupakan
ide bisnis Anda sendiri, jangan mudah terpengaruh dengan ide bisnis orang lain
sebelum Anda benar-benar telah eksis dengan bisnis saat ini.
Tahu Apa yang Anda Lakukan,
dan Lakukan Apa yang Anda Tahu
Jangan memulai bisnis
hanya karena kelihatannya keren atau menawarkan margin keuntungan yang besar
dan cepat balik modal. Lakukan apa yang Anda cintai bersama orang-orang yang
Anda sayangi.
Bisnis yang dibangun
dengan kekuatan dan bakat yang Anda miliki akan memiliki kesempatan lebih besar
untuk sukses.
Hal ini tidak hanya
penting untuk menciptakan bisnis yang menguntungkan dan tetap produktif, tetapi
juga penting bahwa Anda senang mengelola dan tumbuh hari demi hari bersama
bisnis Anda.
Jika hati Anda tidak di dalamnya, yakin
saja Anda tidak akan berhasil.
Kuasai 100% Konsep Bisnis Anda
Kuasailah konsep
bisnis Anda. Hal ini sangat penting, terutama jika bisnis Anda membutuhkan
bantuan investor atau kerja sama dengan pihak lain.
Jika Anda tidak bisa
memaparkan bisnis Anda secara gamblang, yakinlah tidak akan ada investor yang
tertarik berinvestasi bersama Anda. Scott bilang: “Say it in 30 seconds or
don’t say it at all!“
Tahu apa yang Anda tahu, apa yang Anda tidak tahu dan siapa
yang tahu apa yang Anda tidak tahu!
Kenali diri Anda
sendiri! Tidak ada yang tahu segalanya, jadi jangan sok tahu untuk semua
urusan bisnis Anda. Pastikan bahwa Anda bersama dengan penasihat dan mentor
yang akan membantu Anda menjadi seorang entrepreneur yang lebih baik.
Bertemanlah dengan entrepreneur
yang sudah sukses, terutama dengan mereka yang memiliki minat dan tujuan bisnis
yang sama dengan Anda.
Bertindaklah Secara Sederhana
Lupakan kantor megah,
mobil mewah atau hal lain yang menggambarkan ‘status sosial’ Anda sebagai
entrepreneur sukses. Semua hal tersebut pada gilirannya akan menghampiri Anda,
tetapi bukan sekarang.
Saat ini, Anda wajib
mengetahui cash flow bisnis Anda dan memastikannya berjalan secara
positif. Jika cash flow bisnis Anda tidak berjalan dengan benar, maka
yakinlah bisnis Anda akan segera berakhir.
Belajarlah dari Kegagalan
Tidak ada bisnis atau
rencana bisnis yang dapat memprediksi masa depan atau sepenuhnya mempersiapkan
Anda untuk menjadi pengusaha sukses. Tidak ada rencana yang sempurna.
Jangan melompat
langsung ke bisnis baru tanpa pikiran yang matang atau perencanaan yang baik,
tetapi jangan pula menunggu terlalu lama untuk mengeksekusi sebuah peluang
bisnis.
Yang paling penting
yang dapat Anda lakukan adalah belajar dari kesalahan Anda dan jangan pernah
membuat kesalahan yang sama dua kali.
Berhematlah!
Ya, ini benar. Jika
Anda baru memulai sebuah bisnis, yakinlah tidak akan ada investor yang mau
membantu Anda begitu saja. Temukanlah cara untuk membuktikan model bisnis Anda
dengan anggaran yang hemat.
Jika konsep Anda
berhasil, peluang Anda untuk meningkatkan modal dari investor secara dramatis
akan meningkat dengan sendirinya.
Jaga Kesehatan
Anda akan jauh lebih
produktif jika dalam keadaan sehat. Entrepreneur
itu gaya hidup, bukan pekerjaan yang harus menyita 80% waktu Anda.
Makanlah yang benar, olahragalah secara teratur dan sisihkan waktu untuk diri
sendiri dan keluarga Anda.
Jangan Terlalu Banyak Mengumbar Kata
Yang paling penting
adalah ACTION, bukan kata-kata. Jangan terlalu sering mengumbar rencana bisnis
tanpa tindakan yang nyata.
Jangan terlalu membangga-banggakan
prestasi yang diraih sementara ini, saat tujuan bisnis Anda masih sangat jauh
di depan. Intinya, siapkan segala sesuatunya dengan baik, tidak perlu banyak
bicara!
Tahu Kapan Saatnya Berhenti
Seorang kapten yang
pintar tidak akan tenggelam dengan kapalnya. Jangan lakukan hal-hal bodoh hanya
untuk kepentingan ego atau untuk membuktikan kepada orang lain bahwa Anda juga
bisa membuat bisnis. Jika ide bisnis Anda tidak berjalan dengan baik, renungkan
apa yang salah dan kesalahan yang telah dibuat.
Evaluasi apa yang
akan Anda lakukan secara berbeda. Tentukan bagaimana Anda akan memanfaatkan
hal-hal yang sulit untuk bisa lebih baik untuk masa depan bisnis Anda.
Kegagalan memang tidak dapat dihindari, namun seorang pengusaha sejati akan selalu
berhasil melewati setiap kesulitan yang ada!
C.
MANFAAT ENTREPENEURSHIP BAGI PENDIDIK
Pendidik yang tugas kesehariannya
adalah membimbing, mendidik, serta mengayomi perserta didik. Dalam konteks ini
seorang guru dituntut harus terus mengasah keterampilan mengajar serta materi
keilmuannya. Tidak bisa guru hanya mengandalkan insting atau pengalaman yang
dimiliki dalam berinteraksi dengan bidang pekerjaannya, meskipun insting atau
pengalaman juga bisa dijadikan sebagai rujukan. Guru harus mampu meng"up grade"
dirinya dalam hal apapun. Dalam entrepreneurship, yang pada akhirnya akan
menghasilkan jiwa-jiwa entreprenur, banyak sifat-sifat yang harus dimiliki,
antara lain; percaya diri, berorientasikan tugas dan hasil, pengambil risiko,
kepemimpinan, keorisinilan, berorientasi ke masa depan serta jujur dan tekun.
Sifat-sifat ini kalau dimiliki oleh seorang guru, akan semakin dahsyat efeknya
terhadap siswanya.
Sifat yang pertama adalah percaya diri,
seorang guru wajib mempunyai sifat ini. Sikap percaya diri disini memang tidak
untuk yang berlebihan, tetapi lebih ditekankan pada bahwa profesi guru adalah
profesi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih lagi untuk guru yang
sudah menyandang Guru Profesional. Sehingga dengan percaya diri yang dimiliki, seorang
guru itu mempunyai keyakinan bahwa apa yang dikerjakan selalu membawa manfaat
untuk masa depan. Dari percaya diri pula akan muncul kemandirian dalam berkarya
yang dibalut dalam bingkai selalu optimis dalam melaksanakan tugas mengajar
demi melahirkan generasi emas di masa yang akan datang.
Sifat entrepreneurship yang kedua
adalah berorientasi tugas dan hasil. Sifat ini sangat tepat dimiliki oleh
seorang guru. Dalam sifat ini akan tumbuh semangat selalu berusaha untuk
berprestasi,mengutamakan proses yang baik untuk mencapai hasil yang maksimal,
mempunyai ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat dalam bekerja, suka
bekerja keras dan energik. Dan yang tak kalah pentingnya dengan sifat ini guru
terbiasa memiliki insiatif yang diperlukan dalam menyelesaikan setiap persoalan
yang muncul. Tidak lagi menunggu perintah dari atasan atau kepala sekolah.
Sifat ketiga yaitu, berani mengambil
resiko. Pendidik yang memiliki sifat ini akan terbiasa untuk selalu berani
mencoba sesuatu yang dianggap baru meskipun di lingkungan tempat dia bekerja
menganggap apa yang dilakukannya akan tidak berhasil. Guru yang entrepreneur
selalu berani ambil resiko atas apa yang dikerjakan dan diyakini akan membawa
perubahan. Dia tidak takut menghadapi resiko kegagalan. Tantangan adalah
sesuatu yang harus dilewati. Prinsipnya adalah "mengerjakan sesuatu yang
baru jika hasilnya salah itu masih lebih baik dari pada diam. Dan guru seperti
ini juga terbiasa mempraktekkan apa yang disebut dengan teaching out of the
box.
Sifat keempat dari entrepreneurship
adalah kepemimpinan. Untuk sifat yang ini merupakan sesuatu yang wajib dimiliki
oleh seorang guru. Jiwa seorang pemimpin haruslah melekat pada seorang guru.
Bertingkah laku sebagai pemimpin bagi dirinya dan siswanya. Guru pemimpin adalah
guru yang selalu menjadi tauladan dalam bersikap bagi siswa dan tekan guru yang
lain. Guru pemimpin dapat bergaul dengan orang lain/rekan sesama guru dan tidak
membedakan golongan atau strata guru di sekolah. Serta guru pemimpin itu suka
terhadap saran dan kritik yang membangun. Tidak gampang emosi ketika di kritik
serta selalu menanggapi positif setiap saran dan kritik yang dialamatkan
kepadanya.
Sifat kelima, menyukai keorisinilan.
Pada sifat ini akan selalu memunculkan guru yang mencintai sesuatu yang baru.
Meskipun tidak meninggalkan hal-hal lama yang memang baik. Guru terbiasa untuk
berinovasi dalam mengembangkan tugas keguruannya. Mulai pengembangan cara
mengajar, cara berinteraksi dengan siswa, inovasi pengembangan media
pembelajaran dan yang lainnya. Sehingga kalau suka berinovasi dalam tugasnya
sehari-hari, maka kreativitas guru akan selalu muncul untuk membuat hal-hal
yang selalu ditunggu oleh siswa tercinta di sekolah. Dan sifat keorisinalan ini
pulalah yang membuat guru tidak mudah untuk mencontek karya ilmiah orang lain,
terutama dalam penyusunan penelitian tindakan kelas.
Sifat keenam, berorientasi pada masa
depan, guru yang entrepreneur akan selalu mempunyai wawasan yang selalu
berorientasi masa depan. Dalam melaksanakan tugasnya, selalu memikirkan
bagaimana dampaknya bagi masa depan siswa dan dirinya. Karena pada prinsipnya,
sekolah adalah mencetak insan-insan untuk masa depan. Seorang guru yang
berorientasi pada masa depan, akan selalu mencintai pekerjaannya. Prinsipnya
"hari esok harus lebih baik dari hari ini". Guru seperti ini selalu
mengevaluasi setiap hasil pekerjaan, selalu mengevaluasi dan memperbaiki
kesalahan sekecil apapun, untuk menuju sukses masa depan.
Sifat yang terakhir adalah jujur dan
tekun, guru yang memiliki sikap ini, akan senantiasa menjauhi hal-hal yang
tidak sportif. Guru tersebut selalu mengajarkan dan mencontohkan sikap
kejujuran pada siswanya. Selain itu sifat tekun dan sungguh-sungguh juga
menjadi "baju" dalam kegiatan sehari-hari. Jujur dan tekun akan
selalu menyatu diri guru tersebut. Guru yang mempunyai sifat ini akan selalu
memiliki keyakinan bahwa "hidup ini sama dengan kerja keras". Maka
jika mengajar dengan dengan tekun dan sungguh-sungguh, yang akan merasakan
manfaatnya adalah siswa di kelasnya. Nah, pada akhirnya jika beberapa sifat
entrepreneurship diatas juga dimiliki oleh seorang guru, akan tercapailah apa
yang dimaksud dengan Tujuan Pendidikan Nasional, dan pada akhirnya negara
tercinta inilah yang akan menikmati hasilnya untuk terciptanya masa depan yang
adil makmur sejahtera.
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah
kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya
untuk mencari peluang menuju sukses. Sesuatu yang baru dan berbeda adalah nilai
tambah barang dan jasa yang menjadi sumber keuanggulan untuk dijadikan peluang.
Jadi, kewirausahaan merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan nilai tambah di
pasar melalui proses pengelolaan sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda.
B. SARAN
Penyusun mengharap
kiranya makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan dapat membantu dalam
proses pembelajaran mahasiswa. Dan penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan
makalah ini masih terdapat banyak kekurangan, untuk itu penyusun mohon maaf.
Penyusun mengharapkan saran dari pembaca demi penyempurnaan penyusunan makalah
yang akan datang.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar